Selasa, 11 September 2012

CEREMONY OF PT. TATA MOTORS INDONESIA

INVITATION

Tata Motors is a global automobile company, with consolidated revenues of USD 32,5 billion in 2011 – 2012. In India, it is the leader in commercial vehicles in each segment, and among the top the three in passenger vehicles with winning products in the compact, midsize car and utility vehicle segments. It is the world’s fourth largest truck and bus manufacturer. Tata Motors is expanding its international footprint, established through exports since 1961. The company’s commercial and passenger vehicles are already being marketed in several countries in Europe, Africa, the Middle East, South East Asia, South Asia and South America. Tata Motors’ next international stop is Indonesia.

In order to welcome PT. Tata Motors in Indonesia,
we cordially invite you to attend

The media gathering
&
Launch ceremony of PT. Tata Motors Indonesia
Present on the occasion will be

Mr. RavindraPisharody, Executive Director,  Tata Motors Ltd
Mr. Biswadev Sengupta, President Director,PT. Tata Motors Indonesia
Mr. Achmad Djauhari, HR & Legal Director PT. Tata Motors Indonesia
Mr. Pankaj Jain, Head – Distribution, PT. Tata Motors Indonesia

Host:
Nadia Mulya

Day & Date
Tuesday, September 11th, 2012
Venue
Thamrin Nine Ballroom, Plaza UOB. Jl MH Thamrin No.10, Jakarta Pusat

Agenda
Activity
Timeline
Press Registration
10.30 – 11.20
Press Conference
11.30 – 12.10
Question Answer
12.15 – 12.35
Executive Photo Session & Lunch
12.40 – 13.15
Door Prize & Mingle Session
13.15 – 13.50
Closing
14.00








Your presence is the pride and honor for Tata Motors. Our team will be happy to serve your confirmation and other inquiries prior to the program.

Thank you,                                                                                                                           
PT. Tata Motors Indonesia                                                                                                                                                                                                                                                                For Confirmation:
Kiki Fajar, PR Manager  PT. Tata Motors Indonesia

Icha Anisa – Fortune PR,
0856.91681064, anisa@fortunepr.com

Senin, 10 September 2012

BAGIAN TULISAN RUSLAN ANDY CHANDRA TENTANG ACEH DI KABARINDONESIA




Popularitas dan "Belah Bambu" Polisi Dipertanyakan
Oleh : Ruslan Andy Chandra | 18-Nov-2007, 20:01:22 WIB
Kabar Indonesia - Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA Ibrahim KBS (17/11) menyampaikan kepada Ruslan Andy Chandra untuk KabarIndonesia masalah yang timbul akibat adanya temuan mesin bubut dan senjata laras panjang, di Provinsi Nangare Aceh Darusalam (NAD).

Terkait dengan temuan Mesin Bubut di lembah Seulawah Provinsi NAD, pihak Polisi janganlah mencari popularitas dalam kasus ini. Hasil investigasi kami bahwa mesin tersebut telah setahun berada di lokasi itu. Di halaman sebuah rumah dan di pinggir jalan. Mesin itu setahun lalu diturunkan dari gunung.

Saat akan diturunkan oleh KPA Aceh Rayek sudah memberitahukan kepada Kapolres Aceh Besar. Waktu itu AKBP Agus yang sekarang bertugas di Mapolda NAD. Saat itu mesin direncanakan akan digunakan untuk memberdayakan anggota menjadi usaha komersial di Simpang Beringin Jantho dan Kapolres tidak keberatan karena kalau masih di gunung dikhawatirkan akan disalahgunakan atau datang tudingan digunakan merakit senjata. Tindakan polisi yang mengatakan bahwa mesin tersebut ditemukan bersama sepotong laras senjata tak lebih dari sekedar mencari sensasi murahan.

Mesin itu tidak dalam kondisi siap bekerja dan tidak ada sambungan arus listrik ke mesin itu. Harapan kami apapun langkah polisi menyangkut penegakan hukum tidak menyimpang dari norma hukum itu sendiri. Tindakan mencari sensasi seperti ini akan merusak kepercayaan para pihak terhadap proses damai saat ini. Hendaknya Pihak Kepolisian tidak bermain api dengan mendelegiminasi kelompok lain.

Operasi kemarin menunjukkan bahwa polisi belum terlepas dari bayang-bayang kepentingan dan arogansi gaya militerristiknya. Kami juga menerima laporan bahwa polisi melepaskan tembakan yang menyebabkan 2 warga di sana terluka dan satu truk rusak. Logikanya apa mungkin pelaku pengrusakan  jembatan menunggu ditangkap setelah melakukan kejahatan itu.

Ada indikasi bahwa Polisi asal comot yang kemudian menuduh mereka sebagai pelaku pengrusakan jembatan dan kepemilikan mesin bubut. Di Aceh Besar kami juga menerima laporan tindakan oknum Polisi tertentu yang melanggar hukum seperti kasus besi tua Ponton bekas bencana tsunami di Krueng Raya. Saat warga memotong besi itu Polisi menangkapi mereka. Tapi ternyata kemudian Polisi membawa pekerja kesana memotongi besi itu dengan pengawalan pasukan bersenjata.

Kondisi penegakan hukum dengan pola “belah bambu” harus diakhiri. Karena untuk tegaknya aturan itu membutuhkan kepercayaan pihak lain terutama rakyat. Sehingga penegakan hukum akan didukung sepenuhnya oleh rakyat. Jangan lagi dipertontonkan rakyat dengan sebuah arogansi kekuasaan. Terhadap kasus ini kami menuntut penjelasan dari polisi dengan sebenar-benarnya sehingga tidak menimbulkan salah persepsi dan makin menjauhkan rakyat dari kepatuhan terhadap hukum.

Sumber image: acicis.murdoch.edu.au

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

9 Narapidana Politik Masih Ditahan Pemerintah

9 Narapidana Politik Masih Ditahan Pemerintah
Oleh : Ruslan Andy Chandra | 06-Nov-2007, 16:53:14 WIB
KabarIndonesia - Komite Peralihan Aceh (KPA) melalui juru bicaranya Ibrahim KBS dan akrab dipangil KBS dari Banda Aceh menyampaikan kepada Reporter KabarIndonesia di Jakarta (5/11) tentang nasib 9 Tahanan Politik/Narapidana Politik (Tapol/Napol Aceh) yang masih ditahan pihak berwenang dipemerintah. KBS menyatakan sebelumnya kepada KabarIndonesia “Kami kecewa sampai saat ini masih terjadi saling lempar tanggung jawab antara lembaga. Begitu tingkat keseriusan DEPHUMHAM untuk menangani masalah ini.

Beberapa pernyataan mereka baik kepada media maupun kepada kami bahwa mereka akan segera mengurus hal ini tidak terbukti. Ke-11 orang yang masih ditahan jeles-jelas merupakan anggota kami dan mereka ketika dipengadilan jelas-jelas dihubung dengan organisasi kami dan tuduhan makar.” Selanjutnya diharapkan KBS bahwa “Tidak ada alasan untuk terus menunda pembebasan mereka. Pernyataan pemerintah terhadap nasib mereka menyentuh subtansi persoalan sebenarnya. Kami menuntut segera pembebasan mereka tanpa syrat. Kami capek menanggapi pernyataan pemerintah tentang nasib mereka yang Cuma sekedar retorika tanpa tindak lanjut.

Pembebasan semua tahanan/narapidana politik yang terkait GAM adalah amanah MoU Helsinky dan itu tiodak boleh lebih dari 15 hari sejak ditandatangani serta tanpa syarat apapun. Masih adanya tahanan politik yang ditahan membuktikan pemerintah Indonesia masih lemah dalam komitmen perdamaian.” Berikut ini adalah data 9 nama-nama tapol/napol yang disampaikan KBS kepada Reporter KabarIndonesia Ruslan Andy Chandra dan masih berstarus dalam tahanan yang tersebar diwilayah Indonesia.

(1).T.Ismuhadi Jafar dalam perkara Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat tahun 1951 Subs Pasal 106, perbuatan makar, Subs 107 KUHP, memberontak, hukuman seumur hidup ditahan di Lapas (lembaga pemasyarakatan) Klas 1, Cipinang, Jakarta. (2). Irwan bin Ilyas Perkara idem Lapas Klas 2A, Khusus narkotika, Jakarta. (3). Ibrahim Hasan Perkara Lapas Klas 2A, Khusus narkotika. (4). Nurdim Alias toke Din perkara Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat No12 tahun 1951 Subs pasal hukuman 15 tahun. (5). Dinan Sabardiman Perkara UU Darurat No.12 1951 Subs pasal hukuman 15 tahun, lapas suka miskin, Bandung. (6). Iwan Setiawan al Husen, perkara UU Darurat No.12 Tahun 1951 hukuman 15 tahun, lapas Klas 2A, Pekalongan, Jawa Tengah. (7). Zul Ramli, hukuman 9 Tahun Penjara Lapas Klas 1 Tanjung Gusta, Medan, Sumut. (8). Hamdani, hukuman 9 Tahun Penjara Lapas Klas 1 Tanjung Gusta, Medan, Sumut. (9). Mahyudin Al Raja Preman perkara UU Darurat tahun 1951 hukuman 18 Tahun penjara di Lapas Klas 2A, Jantho, Aceh Besar.

Sumber image: jupiterimage.com

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com



Kenangan di Aceh Masyarakatnya Suka Saling Membantu
Oleh : Ruslan Andy Chandra | 29-Okt-2007, 17:24:39 WIB
KabarIndonesia - Selama 2 minggu Reporter KabarIndonesia Ruslan Andy Chandra berada di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, tepatnya di pedesaan Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Sebelumnya penulis memang pernah mengadakan sosialisasi tentang jaringan komputerisasi sistem akutansi dan kwitansi PDAM dengan standar BPKP di Aceh hingga di ujungnya yakni kota Sabang di tahun 1994 saat sebelum kapal penyeberang Gurita tenggelam.

Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri tersebut penulis berkesempatan bertemu langsung dengan Pejabat Daerah, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) di Lhokseumawe, Pejabat Mapolres Persiapan Aceh Utara di Lhoksukon, NGO International Save the Children, tokoh masyarakat, alim ulama, masyarakat perantau, petani, pedagang kecil, perawat rumah sakit  Cut Meutia dan mantan tahahan politik (tapol).
Dari salah satu mantan tapol  inilah penulis berhasil mendapatkan nomor telepon Jurubicara Komisi Peralihan Aceh (KPA) pusat, Ibrahim KBS. Awalnya adalah untuk mensosialisasikan Koran Online KabarIndonesia kepada Ibrahim KBS. Gayungpun bersambut, Ibrahim KBS dengan menggunakan nomor Hand phone yang berbeda bersedia memberikan informasi tentang  harapan KPA ke depan dalam rangka peningkatan kapasitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dan telah ditayangkan di KabarIndonesia. 

KBS adalah singkatan dari kalimat bahasa Aceh yang bermakna dalam Indonesia-nya “penggigit besi” demikian Ibrahim KBS yang didamping Bendahara KPA, Dahlan menyatakan saat diminta konfirmasinya mengenai pembangunan yang memberdayakan masyarakat disalah satu lobby hotel di Jakarta (27/10).

Pertemuan tersebut adalah deretan perjalanan panjang di darat dan udara  yang melelahkan. Berangkat dengan mini bus dari Lhoksukon Aceh Utara, tanggal 26/10 pukul 6 sore, sampai di Bandara Polonia dengan mobil mini bus tanggal 27/10 lewat tengah malam yakni pukul 01.00 dinihari, “menginap” di terminal Polonia sampai pukul 05.00 selanjutnya persiapan dan berangkat ke Jakarta pukul 06.00. Begitu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pukul 08.00, penulis yang belum sempat mandi sejak tanggal 26/7 (dua hari) ternyata bisa berhasil menemui Juru Bicara KPA yang sedang berada di Jakarta beberapa menit sebelum rombongan Pejabat Tinggi KPA Pusat tersebut meninggalkan Jakarta menuju Banda Aceh.

Banyak kenangan dan pengalaman yang menarik selama di Aceh dalam suasana Hari Raya. Ada rumah yang sudah tidak layak huni menghidangkan kue dan santap makanan sampai 12 macam. Pesta pengantin keluarga miskin yang halaman rumahnya terendam air namun pesta tetap berjalan sukses. Dan diantara yang mengesankan ada anak keluarga miskin berumur 9 tahun terserang polio dan saat itu tidak bisa berjalan  yang seharusnya menunggu Dokter Sholat Jum’at dan istirahat sekitar 2 jam lagi baru diperiksa, namun setelah KabarIndonesia masuk dan memohon, maka sang anak dan Ibunya dibolehkan masuk dan menidurkan sang anak ditempat yang sejuk dan layak.

Jika kita mengenang kembali bagaimana Rakyat Aceh mendukung kemerdekaan Indonesia dengan membeli Pesawat Terbang pertama untuk maskapai Garuda, maka ternyata fasilitas semacam itu  hingga saat ini rupanya tidak berubah. Mereka membantu penulis dengan sarana kenderaan untuk dipakai baik plat merah (mobil Kijang dari MPU), mobil sedan pribadi, sepeda motor, sampai sepeda dayung. Untuk semua bantuan yang dipinjamkan  tersebut penulis sekali lagi mengucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat Aceh.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com



Damainya Idul Fitri Pasca Konflik di Aceh, Mantan Tapol Dapat Bantuan IOM dan BRA
Oleh : Ruslan Andy Chandra | 16-Okt-2007, 13:43:15 WIB
KabarIndonesia - Aktivis Yayasan Promo Sijori Ruslan Andy Chandra yang juga selaku Reporter KabarIndonesia membawa  misi  “Damainya Idul Fitri Pasca Konflik di Aceh” berhasil menemui mantan terpidana  Musliadi alias Mus (31).

Dengan melewati jalan yang masih becek dan disekitarnya tampak padi sedang menghijau tepatnya  di desa Punti Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara, KabarIndonesia (13/10) dalam suasana Idul Fitri  mamasuki rumah panggung tua untuk mewawancarai sosok  yang beberapa tahun lalu  sebagai mantan penghubung dan tentara GAM di wilayah Medan Deli serta eksekutor pelempar granat Hotel Asean Medan pada tanggal 17 Agustus 2002, Kamis pukul 04.55 Wib.

Musliadi alias Mus mempunyai nama lengkap Musliadi Mahmud Tahir menurut keluarganya pada saat itu pergi dari kampungnya, namun tidak mengetahui dimana  rimbanya. Beberapa tahun kemudian barulah wajahnya tampak di televisi sebagai terdakwa  eksekutor pelempar granat di Hotel Asean  dan dipersidangan saat itu Musliadi divonis 12 tahun penjara. Sebelumnya Musliadi  dituntut 20 tahun penjara.

Menurut Musliadi  dia menjalani hukuman tidak seluruhnya karena pengacaranya memasukan pada kriteria politik sehingga hukumannya lebih ringan, apalagi dengan adanya MOU Helsinky. “Saya menjalani hukuman 3 tahun, 3 bulan dan 10 hari ” begitu Mus menjelaskan.

Ketika KabarIndonesia menanyakan sejak kapan Musliadi  bebas dan bantuan apa saja yang sudah didapat ? “Saya  bebas tanggal 1 Agustus 2006 dan selanjutnya mendapat bantuan dana dari IOM (International Organization for Migration) sebesar  Rp. 14.000.000, dari BRA  (Badan Rekonstruksi Aceh) Rp. 10.000.000, jadi jumlah keseluruhannya Rp. 24.000.000.“

Pada akhirnya perbincangan, KabarIndonesia  menanyakan apakah Musliadi juga telah mendapat tanah yang seperti yang pernah di-release  di media massa yakni mantan terpidana tapol akan mendapat bantuan 3 Ha tanah per orang, Musliadi menjelaskan belum dan menurut Musliadi  Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam juga belum memberikan bantuan padanya. Tapi menurutnya saat ini ada koperasi yang mau bantu kami,  tapi hingga saat ini  masih belum terealisasi.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com
 http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=26&jd=Damainya+Idul+Fitri+Pasca+Konflik+di+Aceh%2C++Mantan+Tapol+Dapat+Bantuan+IOM+dan+BRA&dn=20071016125348

Wartawan  Apindonesia.Com Raih Weekly Top Views  dari Belanda

Wartawan Apindonesia.Com Raih Weekly Top Views dari Belanda
Oleh : Ruslan Andy Chandra | 23-Jun-2007, 01:14:16 WIB
KabarIndonesia - Mr.P.van Emmerik dan Mr.Tatsuji Hiraki selaku Ketua dan Wakil Ketua Pendiri Care about Indonesia Foundation (Yayasan Peduli Indonesia-YPI) yang didirikan di negeri yang terkenal dengan kincir angin yakni Belanda, pada tanggal 21 September 2006 berdasarkan Akta Notaris Kroes & Partner No. 2006.046340.01/CK di Alphen aan den Rijn-The Netherlands, dan beralamat  di Utrechtstraat 902408 GS Alphen aan den Rijn, (Telepon +31-172-497720  dan  Fax 31-172-417120) mungkin awalnya tidak pernah membayangkan akan  didukung lebih dari 1700 Penulis dan untuk jumlah yang fantastis tersebut dan bisa masuk Guinnes Book of Record dan untuk di Indonesia dipastikan jika diklaim bisa memecahkan  record di MURI.  

Diantara 1700 orang tersebut yang telah berkarya secara collaborative content creation pada media massa online yakni KabarIndonesia, salah satunya adalah Penulis sendiri (Andy Chandra-red) yang baru beberapa hari lalu mengirim berita dan syukur  Alhamdulilah  sudah mendapat predikat “Weekly Top Views” yang menurut Redaksi KabarIndonesia yang menyatakan “Ternyata artikel anda ini telah menjadi satu artikel yang luar biasa. Disenangi oleh banyak para Pembaca KabarIndonesia” .   

Kreasi dan Inovasi dari Tim Koran Online KabarIndonesia membuat kita sangat mudah untuk mengakses semua berita dari www.KabarIndonesia.com dan pada kenyataannya, berita KabarIndonesia  selalu di up-to-date sehingga mampu menghadirkan berita dan gambar yang menarik dan dapat kita juluki  “The world news from us”.   

Beberapa rekan seprofesi di “Senayan”, mengatakan bahwa Penulis terlalu kritis, sedangkan menurut Penulis sendiri berita yang ditayangkan berseberangan dengan sitem  public relations sehingga di sisi lain pengalaman 'jam terbang’ kritisi pada pemberitaan yang dilakukan adalah untuk kebenaran dan bukan saja karena berdasarkan fakta, namun juga untuk menyalurkan aspirasi bagi mereka yang tertindas kepada sang penindas, walaupun menyadari hal tersebut berdampak pada klien iklan di Apindonesia.Com yang enggan bernegosiasi lagi walaupun sudah diberikan kesempatan free of charge selama beberapa bulan bahkan ada yang mencapai enam bulan.
Sumber : www.apindonesia.com
Penulis  : Andy Chandra                                             Surat Dari KabarIndonesiaYth Sdr. Ruslan Andy Chandra,            www.apindonesia.com  

Dengan ini kami atas nama seluruh staf redaksi KabarIndonesia ingin mengucapkan selamat kepada Sdr. Ruslan, karena artikel anda berjudul “Trisno Ingatkan Halimah Dan Bambang Kemesraan Itu Harus Diingat Walau 13,5 Trilyun Menanti” telah terpilih sebagai artikel yang banyak dikunjungi oleh para Pembaca KabarIndonesia.

Berdasarkan hasil statistik data para pengunjung, ternyata artikel yang anda tulis banyak dibaca oleh para pengunjung, sehingga layak untuk dinobatkan sebagai “Weekly Top Views”. Ternyata artikel anda ini telah menjadi satu artikel yang luar biasa. Disenangi oleh banyak para pembaca KabarIndonesia. 

Pengumuman “Weekly Top Views” ini telah kami tayangkan disini. Redaksi KabarIndonesia juga telah membuatkan Blog khusus sebagai arsip untuk seluruh berita-berita yang telah menjadi Weekly Top View sepanjang tahun. Silahkan kunjungi: http://koran-kabarindonesia.blogspot.com/  

Keberhasilan Sdr. Ruslan adalah keberhasilan kami juga sesuai dengan motto KabarIndonesia: Dari Kita untuk Kita – karena KabarIndonesia ini telah menjadi milik kita bersama.   Dengan penuh rasa gembira kami sampaikan, bahwa hingga bulan Juni 2007, telah terdaftar lebih dari "SERIBU TUJUH RATUS" orang penulis/pewarta di koran online KabarIndonesia. Oleh karena itu, tidaklah berlebihan kiranya apabila kami umumkan, koran online KabarIndonesia adalah koran Indonesia yang memiliki jumlah Pewarta/Reporter terbanyak pada saat ini.  

Perlu anda ketahui juga bahwa kami telah mempunyai ajang forum interaktif untuk berdikusi dimana pembaca bisa saling berkenalan dengan penulis. Dalam forum tersebut bisa didiskusikan berita-berita dari KabarIndonesia maupun topik-topik lainnya.  Apabila Sdr. Ruslan belum mendaftar, silahkan bergabung di forum interaktif ini dengan mengirimkan email kosong ke: forum-interaktif-kabarindonesia-subscribe@yahoogroups.com

Kami mohon bantuannya untuk menyebarluaskan KabarIndonesia ini kepada rekan-rekan maupun sahabat-sahabat lainnya dan ajaklah juga mereka untuk bergabung menjadi penulis di KabarIndonesia. Semakin banyak penulis yang bergabung dengan KabarIndonesia maka semakin keras pula gaung dan gemanya rakyat kecil. Kami tetap menunggu artikel - artikel Sdr. Ruslan berikutnya.  

Salam hormat Redaksi KabarIndonesia E. Widiyati

Big News Today..!!! Let's see here www.kabarindonesia.com  
http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=21&jd=Wartawan++Apindonesia.Com+Raih+Weekly+Top+Views++dari+Belanda&dn=20070623003945

Kisah Sukses Wandi Sang “Elvis Presley” dari Kota Kembang

Kisah Sukses Wandi Sang “Elvis Presley” dari Kota Kembang

 
PROFIL

Kisah Sukses Wandi Sang “Elvis Presley” dari Kota Kembang
Oleh : Ruslan Andy Chandra | 01-Jan-2008, 14:23:40 WIB
KabarIndonesia - Legendaris The King of Rock'n Roll Elvis Presley, rupanya "merestui" gaya dan  aksi panggung Wandi dari Indonesia untuk  melestarikan suara emasnya dan sekaligus mengikuti gaya inovasi yang sangat memukau penggemarnya..Bapak Wandi (61) yang bermukim di kota kembang Bandung bersama sang istri untuk mementaskan gaya dan lagu-lagu Elvis dikota Semarang dan telah diliput  HOKI yang khusus datang dari Jakarta.

"Tidak bisa dipungkiri, bahwa Elvis Presley (8 Januari 1935-16 Agustus 1977) adalah penyanyi yang paling ngetop di kolong langit ini. Prestasi dia tidak akan ada orang yang akan bisa menyainginya lagi. Pada saat konser "Aloha from Hawaii" yang disiarkan melalui satelit; ia telah bisa menarik lebih dari satu milyar pemisra TV. Melebihi daripada show manapun juga. Hingga kini lebih dari satu milyar CD/piring hitam terjual. Tidak ada penyanyi yang pernah bisa mempertahankan jadi top hit terus menerus selama 80 minggu Non Stop. Oleh sebab itulah Elvis layak untuk mendapatkan julukan sebagai "The King of Rock `n Roll" sepanjang masa !.

"Apabila ia masih hidup, maka usia dia sekarang 72 tahun, walaupun demikian popularitas dia tidak pernah pudar. Rumah dia merupakan rumah nomor dua yang paling banyak dikunjungi turis setelah Gedung Putih. Pada saat ia memulai kariernya ia tidak tahu bagaimana cara mengeja dan menulis nama Tennessee, tetapi sekarang ini sudah menjadi miliknya.

Menurut Forbes, Elvis adalah penghasil terbesar diantara orang yang sudah mati, walaupun sudah puluhan tahun mati, tetapi kenyataannya masih tetap saja bisa menghasilkan lebih dari 40 juta US Dollar pertahunnya. Mana pernah ada penyanyi yang sudah mati puluhan tahun bisa balik jadi ngetop lagi, misalnya lagu One Night dari Elvis telah menjadi top hit lagi di Inggris pada tahun 2005. Bahkan pada tanggal 25 April 2007 Elvis masih bisa duet bareng secara live dengan Celine Dion menyanyikan lagu "If I can Dream" dalam acara AmericanIdol, walaupun ini hanya dengan bantuan kecanggihan komputer

Sebelum mengadakan live show di Semarang Elvis dari Bandung secara eksklusif diwawancarai Editor HOKI, Ruslan Andy Chandra.

Wawancaranya dilakukan diatas perbukitan nan indah, persisnya disalah satu ruangan  Hotel Patra Jasa Semarang tempat Wandi dan istrinya  beristirahat  selama 2 hari. Berikut wawancara HOKI disajikan secara khusus untuk menghilangkan  kerinduan  pembaca setia HOKI dan sekaligus  melihat dari dekat profil  "Elvis Presley" dari Bandung yang ternyata juga sang pengusaha sukses dan tidak suka merokok.

HOKI: Selamat sore Bapak "ELVIS."  saya Andy Chandra dari KabarIndonesia. Saya senang bertemu dengan Bapak sore ini, dan  mau memberikan waktu kepada Kabar Indonesia, mohon diceritakan tentang data pribadi Bapak.

ELVIS: Terima kasih Bung Andy, Saya lahir di Bandung secara kalender  saya berumur  61 tahun.  Saya mulai  bermain musik dengan teman-teman tahun 60-an.

HOKI:  Kenapa dan  kapan Bapak mulai suka dengan ELVIS ?

ELVIS: Kungkin itu tidak sengaja dan tidak diarahkan kesana. Hanya kebetulan saja waktu itu, kalau kita mendengarkan radio-radio pada tahun 60-an itu, satu dua lagu itu dari siaran Australia. itu ada lagu-lagu Elvis. Dan seperti tadi saya katakan, tahun 61 itu saya mulai bermain musik itu tetangga-tetangga saya mulai diajak dan mulai menyanyi waktu itu. Dan ternyata teman-teman saya menyuruh saya waktu itu dan mengatakan  "udah saja kamu menyanyi lagu2 ini."

HOKI :  Suka duka Bapak sebagai Elvis ?

ELVIS: Ya, sepanjang saya ketahui sampai sekarang,  sebetulnya suka duka saya itu datangnya  secara internal, dari diri saya sendiri. Jadi kadang-kadang  saya merasa bahwa saya itu berusaha bahwa saya menyanyi seperti orang lain begitu. Kadang-kadang ada dalam diri sendiri bahwa tidak mungkin seseorang itu menyanyi seperti orang lain. Dan kenyataannya pun demikian, teman-teman yang sering mengatakan bahwa saya itu ada miripnya, menurut hemat saya akhirnya saya berpendapat bahwa tidak ada yang bisa menyanyi menyerupai orang lain. Ya itu suka dukanya, begitu. Bila saya menyanyi dimana-mana,  yang nyata bahwa pada setiap saya menyanyi, kadang-kadang orang hanya mengetahui lagu Elvis itu yang a, b, c, kadang saya menyanyi lagu yang d, e, f, disangkanya saya bukan menyanyi lagu Elvis, yang  begitulah kadang-kadang.

HOKI :   Keberhasilan Bapak sebagai Elvis dimana saja? dan sejak kapan?.

ELVIS:  Keberhasilan saya dalam menyanyikan lagu-lagu Elvis itu bukan karena saya bagus atau bagaimana, tapi karena sangat sedikit orang-orang yang menyanyikan lagu-lagu demikian. Ada tapi tidak menyeluruh. Dan kebetulan saya dengan beberapa teman, lebih memfokuskan menyanyi secara keseluruhan, jadi apa yang Elvis nyanyikan, maksud saya bukan lagu perlagu tapi tipe lagu itu, misalnya rock n roll, tapi disamping itu ada ballad-nya, ada country-nya, ada gospel-nya, nah saya berusaha untuk bisa menyanyi lagu-lagu demikian satu demi satu. Mungkin disitu saya ada kelebihannya sedikit dibandingkan dengan teman-teman yang lain.

HOKI: Menurut Bapak kenapa sangat sedikit sekali orang yang menjadi Elvis?

ELVIS: Saya kira ini harus kita kembalikan pada sistem ya.. Dikota saya, Bandung, sebetulnya Elvis fans itu ada, hanya tidak berkembang. Nah, dari Elvis fans inilah kita harapkan muncul orang-orang yang senang menyanyikan lagu-lagu Elvis. Tapi kenyataannya kenapa sampai sekarang itu tidak ada, kita juga harus melihat masyarakat luas pada umumnya. Mungkin saja tidak begitu banyak juga orang yang menyenangi lagu-lagu Elvis. Mungkin karena mungkin terhimpit oleh lagu-lagu jaman sekarang. Jadi ada dua pokok masalah yang tadi saya katakan, Elvis fans yang tidak berjalan dan kemungkinan lagu-lagu yang lain lebih dominan dibandingkan lagu-lagu Elvis sendiri.

HOKI:  Bagaimana Elvis pada jaman sekarang ? Ada perkembangannya ?

ELVIS:  Menurut saya sampai kapanpun sosok Elvis ini tetap relevan dibicarakan kapan saja. Karena biar bagaimana sosok Elvis ini unik ya. Uniknya tu kita tinjau dari beberapa segi, misalnya saja dari segi kesuksesan. Nah kalau kita lihat dari segi kesuksesan itu selalu relevan karena setiap penyanyi itu ingin sukses. Dan bila kita menyimaki kenapa Elvis sukses itu, itu ada suatu pelajaran yang sangat-sangat berharga untuk penyanyi-penyanyi sekarang atau dikemudian hari. Yang utama bisa saya sebutkan antara lain, Elvis itu bisa menonjol sampai ke puncak itu berkat kerja sama yang baik antara orang disekelilingnya. Menurut saya antara lain kerja sama yang baik.

HOKI: Apa bedanya Elvis dengan penyanyi-penyanyi yang lain, Pak ?

ELVIS: Ini kalau ditinjau secara umum tentu tidak ada bedanya. Satu penyanyi tu bisa mempunyai suatu keuntungan lebih, rejeki lebih. Bedanya itu kurang lebih-kurang lebih. Tapi kita musti melihat juga pada waktu Elvis ada. Disekeling Elvis itu banyak sekali penyanyi-penyanyi baik yang muda-muda. tapi kenapa hanya Elvis saja yang menonjol ?, nah disinilah sosok Elvis itu menjadi sangat lebih dari yang lain. Berkat kejelian telinga seorang pengusaha rekaman.

HOKI: Untuk Bapak sendiri, apa kunci keberhasilan Bapak sampai Bapak bisa sukses seperti sekarang ini ?.

ELVIS:
 Dasarnya saya bukan penyanyi professional, dasarnya saya penyanyi hobi.. Ukuran sukses ini saya kira sangat relatip sekali. Memang sampai saat ini saya masih menyanyi dibeberapa acara-acara, yang menyenangi saya juga tetap masih ada, itu karena ketekadan saya saja untuk melanjutkan nyanyi ini. Sebetulnya sukses tidak sukses itu saya tetap berkiprahlah. Saya tidak melihat batas sukses itu dimana. Tapi karena dasarnya saya hobi. jadi selama hati saya masih senang, dan selama masih ada yang ingin membagi kesenangan dalam mendengarkan lagu-lagu Elvis ya saya merasa eksis-lah.

HOKI: Kami banyak mendengar Bapak menerima penghargaan dari luar negeri. Apa saja penghargaan itu Pak ?

ELVIS: Penghargaan dari luar negri mungkin ini hanya satu sebetulnya pada waktu saya masih di Jerman, sebab saya pernah tinggal disana dan saya memang pernah menjadi pemenang suatu kontes, diimana mereka itu mengadakan kontes lokal, orang yang mempunyai suara yang mirip Elvis. Kebetulan saya tinggal disana dan kontes itu diadakan di Frankrut. Itulah prestasi saya diluar negeri, hanya itu. Tapi di dalam negeri memang saya pernah, misalnya tahun 86 pernah diadakan kontes Elvis se-Bandung dan kebetulan pemenangnya saya. Tapi karena ajang inipun tidak terlalu banyak, saya hanya menyanyi rutin saja, sampai ada beberapa kali, yang terakhir itu tahun 2006, Saya pernah menang kontes Elvis se-Indonesia waktu itu versi Radio Delta yang diadakan di Jakarta dan diikuti oleh begitu banyak teman-teman dan kebetulan saya meraih hadiah yang pertama.

HOKI: Kapan Bapak akan ke luar negeri lagi ?.

ELVIS: Bila segalanya sesuai dengan rencana yang saya dengar mungkin di awal-awal  tahun 2008.

HOKI:  Dengan selalu didampingi oleh ibu, apa kenangan manis dalam hidup Bapak dengan ibu selama ini?.

ELVIS:  Jadi saya kira konteksnya masih tetap per-Elvis-an ya. Kenangan saya dengan istri itu, ke-satu men-support kegiatan-kegiatan saya dan istri saya itu selalu orang yang dibelakang merapikan pakaian-pakaian saya. Diapun seorang pendengar yang baik. Dia itu mempunyai ketajaman pendengaran yang baik, kalau saya lupa teks ketika menyanyi.

HOKI: Apa reaksi putra putri Bapak dengan Bapak yang mempunyai  hobi di Elvis ini? apakah mereka ada yang mengikuti jejak Bapak?.

ELVIS: Pada umumnya positif semua. Dan tentu sebagaimana pada umumnya orang tua itu tidak mungkin mengharapkan apa yang ditekuni orang tua itu diteruskan oleh anak-anaknya itu. Tapi ada salah satu anak saya yang menyenangi musik walaupun sampai sekarang berbeda.

HOKI:   Boleh diberikan namanya Pak ?

ELVIS: Daniel.

HOKI:   Semua berapa putra putrinya Pak ?

ELVIS:  Lima.

HOKI:
  Daniel nomer berapa pak?

ELVIS:  Nomor dua.

HOKI:
 Selama hidup Bapak dan  bergaul dengan kalangan musisi, adakah  musisi lain yang Bapak senangin selain Elvis ?.

ELVIS: Iya..iya, jadi  tadi yang saya katakan pada umumnya, Elvis itu tidak beda dengan penyanyi lain, jadi tentu saja sejauh ini bisa berkiprah seperti ini dengan bantuan teman musisi-musisi lain, teman-teman yang juga menyukai musisi lain, dan juga tentu pendengar-pendengar setia secara umum musik dan dikalangan musisi ini sebetulnya dunia yang boleh dicontoh karena disitu tidak ada perbedaan, kaya, miskin, kedudukan birokrat dan praktisi sama saja. Jadi saya merasa bahagia, walaupun saya dasarnya hanya hobby, tapi saya bahagia bisa mencicipi sedikit dunia kebersamaan orang-orang musisi. 

HOKI: Tentang lagu-lagu Elvis, judul  apa yang paling Bapak sukai dari kesemuanya ?,  apakah ada lagu khusus,  atau  favorit ?.

ELVIS:
 Jumlah lagu Elvis itu  sangat banyak nanti saya mungkin bisa salah, tapi menurut versi buku yang saya ada, judulnya sekitar 7 sampai 8 ratus. Lagu yang saya senangi itu...yah...saya kira lebih dari 20, antara lain...yang sangat sederhanalah.."LOVE ME TENDER" yang sangat saya senang itu, karena apa.?, .karena penonjolan suara yang sangat polos itu ada tanpa pengaruh musik apa-apa. Lalu ada lagi dimana saya sangat terpengaruh untuk selanjutnya sehingga akhirnya saya bisa menjadi seperti Elvis itu. "CANT HELP   FALLING IN LOVE," lagu itu sangat sederhana tapi menurut saya sangat indah. Dan masih ada beberapa lagu-lagu gospel seperti "HOW GREAT YOU ARE" yang sangat saya senangi seperti WITHOUT HIM..itu satu lagu yang mengajak kita untuk betul-betul percaya pada Tuhan. Mungkin cukup daftar lagu tersebut atau bagaimana ?.

HOKI:  Iya...iya..Apakah anda yakin Elvis bahwa mati secara wajar ?.

ELVIS:
 Saya mempunyai koleksi buku-buku Elvis cukup banyak, dan ada beberapa buku yang mengupas tentang bagaimana Elvis meninggal, walaupun ada perbedaan tapi satu hal yang ada persamaannya yaitu, Elvis mati karena over dosis, dihampir semua buku yang saya ada, mereka menunjukkan kepada hal itu, karena dari otopsi rumah sakitpun dikeluarkan begitu.

HOKI: 
Katanya akibat dokternya atau...?

ELVIS:
 Betul dari salah satu buku yang saya baca, dokter itu namanya mungkin.... orang Greek. Dari buku yang saya baca juga , beliau ini memberikan obat-obat yang terlalu banyak.

HOKI: Bagaimana sejarahnya Elvis bisa naik daun ?

ELVIS:   Ya itulah, tadi saya katakana bahwa yang unik di Elvis, pada jaman kejayaannya, sebetulnya banyak sekali penyanyi-penyanyi yang bagus disekeliling kita. Seperti kalau kita pisahkan, misalnya kalau kita dengar musiknya atau bandnya itu luar biasa bagusnya. Komplit begitu., sedang Elvis, pada waktu dia muncul, dia hanya bertiga, hanya gitar pengiring, bas dan melodi. Tapi dia bisa melampaui mereka-mereka. Itulah karena kejelian si produser Sam Phillip. Dia mendengar suara Elvis begitu lain. Dari situ dia arahkan, dan ternyata memang betul dan mungkin ini hoki ya. Ya ternyata memang kita tidak merendahkan penyanyi-penyanyi lain, tapi dari hasil penjualan album Elvis itu telah melampaui banyak sekali penyanyi pada jamannya dan sesudahnya. Bahkan dari penyanyi perorangan sampai sekarang belum terkalahkan.

HOKI: Tentang diluar negeri pengalaman Bapak, apa yang menarik bagi  Bapak?

ELVIS: Mengenai menyanyi atau tinggal disana ?

HOKI:
Dua-duanya kalau boleh, mengenai menyanyi juga boleh.

ELVIS:
 Kalau menyanyi, saya kira biasa-biasasaja. Menyanyi itu bagi saya hanya mengisi kekosongan waktu sa\a. Saya mangkal di kafe-kafe yang ada. Ya... ada yang senang ada yang tidak senang. Tapi pengalaman saya selama tinggal di luar negri. Ya saya kira cukup banyak. Dan saya sangat berterima kasih bahwa saya bisa mempunyai kesempatan tinggal di sana. Sehingga wawasan saya agak bertambahlah.

HOKI: Dengan lagu-lagu Elvis, apakah  Bapak suka kalau orang Indonesia itu nge-fans sama Bapak karena Elvis sudah meninggal ?..

ELVIS: Oya itu... pengalaman itu saya kira cukup banyak. Karena di tahun-tahun terakhir itu saya juga mengisi acara Country Road di TVRI Jakarta. Dan tentu setelah seseorang menyanyi di TVRI dalam jangka waktu yang cukup lama, tentu hal itu mau tidak mau wajahnya akan dikenal orang. Nah ini saya rasakan juga di Bandung ya.  Kalau saya kemana ada saja yang tau, kalau saya itu yang menyanyi kemarin. Sampai-sampai kalau yang senang itu ya... tukar menukar telepon atau bagaimana itu... selalu ada. Ya...namun sampai sekarang kami biasa-biasa saja.

HOKI: Bagaimana perasaan Bapak selaku "Elvis" di Bandung. apakah ada  merasa terganggu  dengan fans-fans  Bapak?.

ELVIS:
 Tadi saya sudah katakan ya... waktu ada pertanyaan kenapa sangat kurang yang meneruskan lagu-lagu Elvis itu. Jadi suasana di Bandung itu untuk orang-orang yang ingin mendengarkan lagu-lagu Elvis mungkin banyak. Tapi karena satu hal yang tadi saya katakan, Elvis fans-nya itu tidak berfungsi, tidak berjalan. Dari waktu ke waktu suasana lain dan saling tindih.. Sehingga akhirnya ya... tidak begitu banyak kelihatannya orang yang senang khusus lagu Elvis. Mungkin kalau kita lebih besarkan sedikit ke lagu-lagu lama mungkin masih ada. Tapi kalau misalnya khusus lagu Elvis, Tom Jones, atau lagu Beatles itu ada tapi tidak signifikan. Tidak dimana-mana begitu. Jadi saya merasa tidak terhalangi kemanapun, rasa-rasanya sekarang biasa saja

HOKI:  Kembali ke Amerika, mengenai Graceland apakah Bapak pernah kesana? atau ada pengalaman yang khas disana ?.

ELVIS:
Sayang sekali saya belum pernah kesana, walaupun mungkin salah satu impian saya juga, kalau bisa saya ingin kesana. Yang saya lihat hanya dari film dari buku-bukunya saja.

HOKI:  Dengan keluarga Elvis sendiri pernah ada kontak secara batin, mimpi atau melalui koresponden ?.

ELVIS :
  Tidak,  belum, belum.

HOKI:
 Apakah Bapak pernah mimpi diundang keluarga mereka sebagai rasa  terima kasih  atas prestasi Bapak ?.

ELVIS:
  Sebetulnya segala bentuk apresiasi sehingga memungkinkan saya kesana itu ya memang menyenangkan. Hanya dilihat dari scope  seluas itu saya hanya salah satu dari begitu banyak orang yang menyenangi lagu-lagu Elvis di seluruh dunia begitu. Jadi kesempatan untuk berkomunikasi dengan keluarga Elvis mungkin sangat jauh.

HOKI
:Tapi kalau Tuhan menghendaki ?.

ELVIS: Kalau Tuhan mengijinkan ya, .. kenapa tidak,  ya... siapa tahu.

HOKI:
  Adakah  yang ingin Bapak ceritakan kepada  Kabar Indonesia mengenai apa yang Bapak dapatkan, atau pesan-pesan Bapak dengan pembaca Kabar Indonesia ?.

ELVIS:
 Ya, saya kira semuanya positif ya...jadi...sebetulnya informasi mengenai surat kabar online ini masih agak baru untuk saya, tapi saya menyambutnya sangat positif, karena tampil beda dan sesuai kebutuhan jaman, sangat professional, sehingga kita yah sebagai anak bangsa dan juga sekarang banyak sekali dipresentasikan bahwa surat kabar itu sebagai sumber kepintaran. Jadi saya menyambutnya dengan sangat baik surat kabar online HOKI ini.

HOKI: Apa harapan Bapak kedepan untuk anak bangsa khususnya yang di luar negeri, seperti halnya Bapak yang pernah diluar negeri ? dan pesan-pesan positif Bapak untuk Indonesia ?.

ELVIS:  Oh iya, ya.....karena saya mengharapkan untuk orang-orang yang bermukim di luar negeri, itu yang terutama mereka mempunyai suatu wawasan yang lain bila mereka kembali pulang, sehingga mereka mendapatkan suatu bandingan, dan masukan dari orang-orang yang berasal di tanah air sehingga diharapkan akan mempunyai suatu pandangan yang lebih objektif, lebih maju tapi juga tidak melangkahi adat istiadat kita.

HOKI: Terima kasih banyak Pak Wandi,  Bapak sudah meluangkan waktu. Salam dari KabarIndonesia atau HOKI.

ELVIS:  Ya, terima kasih sama-sama.

Keterangan foto: Dari kiri, Ruslan Andy Chandra,  Pemimpin Umum HOKI E.Widiyati bersama Bapak Wandi dan Ibu di Semarang.

Tulisan lainnya yang berkaitan dengan Elvis bisa dibaca di:

http://kabarindonesia.com/berita.php?pil=21&dn=20070814202340http://kabarindonesia.com/berita.php?pil=9&dn=20070815092144      
SUMBER: http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=21&jd=Kisah+Sukses+Wandi+Sang+%93Elvis+Presley%94+dari+Kota+Kembang&dn=20080101134938         

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com//