Senin, 16 Februari 2015

Subsidi BUMN, Akal-Akalan Politisi Cari Untung


Kementerian BUMNKementerian BUMNJAKARTA-Suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada 31 BUMN dengan status perusahaan tertutup dan 3 BUMN yang sudah melantai dibursa saham yaitu PT. Antam sebesar Rp 3,5 triliun, PT Adhi Karya sebesar Rp 1,4 trilyun dan PT Waskita Karya sebesar Rp 3,5 Trilyun hanya akal-akalan elit politik di DPR dan pemerintahan. Demikian Ketua Harian Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Prakoso Wibowo kepada Bergelora.com di Jakarta, Senin (16/2).

“Karena itu PMN yang dusuntikan kepada tiga BUMN tbk itu justru akan menguntungkan pemegang saham ketiga BUMN yang diluar pemerintah. Karena sifat PMN sama dengan pinjaman BANK tanpa bunga,” ujarnya

Dikucurkannya PMN kepada tiga BUMN tersebut menurutnya ditunggangi banyak kepentingan pribadi pada ketiga BUMN terbuka tersebut. Motifnya mencari keuntungan naiknya nilai saham ketiga BUMN tersebut akibat kucuran PMN bagi yang memegang saham ketiga BUMN atau dengan kompensasi beli saham dengan harga under value. Selain itu juga bagian fee dari proyek proyek infrajstrutur pemerintah.

“Karena itu BPK, Kejaksaan Agung, KPK harus benar-benar mengawasi ketiga BUMN tersebut walau BPK agak sulit mengauditnya karena sudah menjadi perusahaan terbuka,” jelasnya.

Baca Lengkap:
http://www.bergelora.com/nasional/ekonomi-indonesia/1713-subsidi-bumn-akal-akalan-politisi-cari-untung.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar