Senin, 04 April 2016

ENAM WIRAUSAHA SOSIAL INDONESIA TERGABUNG DENGAN JARINGAN INTERNASIONAL PEMUDA PEMBAWA PERUBAHAN DUNIA UNTUK MEREALISASIKAN VISI WIRAUSAHA SOSIAL BERKELANJUTAN

Jakarta, LiputanSatu - Enam tim wirausahawan sosial muda asal Indonesia, dari total 16 tim dari berbagai negara, baru-baru ini berhasil dikumandangkan lolos maju ke babak final kompetisi wirausahawan muda “Young Social Entrepreneurs 2016” yang diselenggarakan oleh Singapore International Foundation. 

Kompetisi bisnis berskala internasional ini menyeleksi 16 tim dengan nilai teratas dari total 50 tim yang mendaftar (118 orang peserta) dan dari 15 negara  akan menjalani program inkubasi selama 8 bulan yang terdiri dari lokakarya, bimbingan intensif dengan konsultan bisnis terkemuka dan penasihat profesional, dan kunjungan studi luar negeri sebelum puncak acara di Singapura. 

Peserta yang berhasil memenangkan kompetisi pada puncak acara selanjutnya berkesempatan untuk mendapatkan sponsor pendanaan untuk pengembangan kewirausahaan mereka pada bulan Oktober tahun ini.
Di akhir pelaksanaan lokakarya pembukaan yang diselenggarakan di Singapura dari tanggal 16-19 Maret, 16 tim terpilih untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya di kegiatan Young Social Entrepreneurs yang diselenggarakan oleh Singapore International Foundation. Enam tim diantaranya berasal dari Indonesia, berjumlah 17 orang dari total 38 anak muda yang berhasil maju ke babak final. Kini mereka akan menjalani program inkubasi selama 8 bulan yang terdiri dari lokakarya, bimbingan intensif dengan konsultan bisnis terkemuka dan penasihat profesional, dan kunjungan studi luar negeri sebelum puncak acara di Singapura dimana para peserta berkesempatan untuk mendapatkan sponsor pendanaan atas pengembangan kewirausahaan mereka pada bulan Oktober tahun ini.

Enam tim terpilih berhasilkan melanjutkan perjalanan Young Social Entrepreneurs selamadelapan bulan ke depan. Keenam tim dari Indonesia adalah:

1. Cognoscente – memberdayakan petani lokal dengan proses produksi garam yang lebih efektif dan efisien dari segi biaya.

2.  IWAK – memberdayakan petani lokal di Desa Kebonagung melalui peternakan ikan airtawar sebagai sumber penghasilan tambahan.

3. KAMA BATIK – membantu memecahkan masalah pengelolaan sampah di industri batikdan memberdayakan perempuan-perempuan Indonesia dengan keterampilan yangberguna bagi industri.

4. MorBi+ – mengembangkan produk makanan terjangkau untuk anak-anak danmenyediakan pekerjaan untuk perempuan-perempuan di wilayah pedesaan diMarcos, Sulawesi Selatan.

5. Riliv – sebuah platform daring yang menghubungkan penderita depresi denganpsikolog dan mahasiswa psikologi.

6. Valour Footwear – bertujuan untuk menjadi produsen sepatu kanvas anti air pertamadi Indonesia.

Di tahun ke-tujuhnya saat ini, kegiatan yang berbasis di Singapura ini mengalami peningkatan tiga kali lipat dalam jumlah wirausahawan muda dari seluruh dunia yang mendaftar untuk memperbesar bisnis sosialnya mereka – sebanyak 258 pendaftar dari 26 negara. Young Social Entrepreneurs bertujuan untuk menginspirasi, menopang dan mendukung generasi muda yang memiliki kemauan membuat perubahan untuk memulai usaha sosial di seluruh dunia. 50 tim yang berasal dari 118 peserta dan dari 15 negara dan wilayah berpartisipasi di lokakarya pembukaan tahun ini yang terdiri dari klinik bisnis dialog, pembelajaran sebaya, dan sesi berbagi dengan pengusaha sosial untuk membantu mereka dalam perjalanan usaha sosialnya. Seluruh peserta, yang kini menjadi bagian 480 jaringan kuat pembuat perubahan global Young Social Entrepreneurs, mempresentasikan proposal bisnis sosial mereka di hadapan tim panel juri. Tim juri memilih 16 tim yang akan menciptakan dampak positif bagi komunitas di Indonesia, Singapura, India, Filipina, Thailand dan Malaysia, untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya kegiatan ini.

Singapore International Foundation (SIF) menjalin pertemanan untuk dunia yang lebih baik dengan menghubungkan Singapura dan masyarakat dunia untuk memungkinkan kolaborasi yang memperkaya kehidupan dan perubahan positif. Diluncurkan pertama kali pada 2010, program Young Social Entrepreneurs (Wirausahawan Sosial Muda) merupakan bagian dariinisiatif bisnis SIF bertemakan “usaha berlandaskan perbuatan baik” mengenai pengembangan penghidupan melalui pemberdayaan ekonomi.

MENGENAI SINGAPORE INTERNATIONAL FOUNDATION
Singapore International Foundation menjalin persahabatan demi dunia yang lebih baik. SIF bertujuan menjalin hubungan erat antara Singapura dan masyarakat serta mengarahkan hubungan tersebut demi meningkatkan persahabatan dan membawa perubahan positif.Kegiatan yang kami lakukan berpusat pada keyakinan bahwa interaksi antar budaya dapat memberikan masukan yang akan menguatkan pemahaman bersama. Bertukar pikiran dapat menginspirasi aksi serta mempererat kolaborasi demi kebaikan bersama. Program-program kami mempertemukan orang-orang dari berbagai latar belakang untuk saling bertukar pikiran, keahlian dan pengalaman dalam berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, seni dan budaya serta ekonomi dan bisnis. Semua ini kami lakukan dengan suatu keyakinan bahwa kita semua bisa dan harus menjalankan peran masing-masing untuk membangun sebuah dunia yang lebih baik dimana terdapat kedamaian dan kesempatan yang merata bagi semua.

Temukan informasi lebih lanjut di www.sif.org.sg.

Untuk informasi lanjut dan kesempatan wawancara, harap hubungi:Ms Nessi NasrudinSenior Executive, CommunicationsCommunications & Corporate Development Division, SIF
DID: +65 6690 6325Email: nessi.nasrudin@sif.org.sg





Tidak ada komentar:

Posting Komentar