Senin, 12 Maret 2012

Masyarakat Kepulauan NTT Tolak Tambang

 “Masyarakat Kepulauan NTT Tolak Tambang”


Maraknya praktek pertambangan di daratan pulau besar dan mulai bergeser ke wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Ratusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) telah mengkapling hampir seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan gugusan pulau-pulau dan memproduksi kerusakan lingkungan yang mematikan sumber-sumber pangan masyarakat lokal dan adat, serta mencerai-beraikan ikatan kultural mereka dengan tanah airnya.
 Tidak hanya sumber-sumber kehidupan mereka dihancurkan, satu-persatu warga dikriminalisasi tatkala menuntut dan mempertahankan hak-haknya yang dirampas oleh perusahaan tambang.
Potret pengelolaan sumber daya alam yang eksploitatif itu menggugah kesadaran tiap-tiap warga negara Indonesia, khususnya masyarakat Kepulauan Nusa Tenggara Timur, untuk bersatu dan bersolidaritas menyuarakan penghentian penambangan di seluruh Kepulauan NTT. Berkenaan dengan itu, masyarakat Kepulauan NTT akan menggelar “Panggung Budaya: NTT Tolak Tambang” yang akan diselenggarakan di Aula Marsudirini (samping Gereja St. Yoseph, Matraman) pada Minggu, 11 Maret 2012 mendatang. 

 Untuk mengawalinya, kami mengundang kehadiran Sahabat-sahabat media pada: 
Hari/Tanggal            : Jumat, 9 Maret 2012
Waktu                        : Pukul 14.00 WIB – selesai
Tempat                      : Sekretariat KIARA, Jl Lengkeng Blok J-5, Perum Kalibata Indah, Jakarta
Agenda                    : Konferensi Pers “Masyarakat Kepulauan NTT Tolak Tambang”
Narasumber             : Ivan Nestorman (Seniman NTT)
                                    Robert Eppedando (Budayawan NTT)
                                   Andrie S. Wijaya (Koordinator Jatam)
                                    Riza Damanik (Sekjen KIARA)
                               
Untuk informasi lengkap dan mengonfirmasi kehadiran, dapat menghubungi Sdri. Mida Saragih (KIARA) di +62 813 223 066 73 atau Sdr. Priyo Pamungkas (Jatam) di +62 856 190 3417.
 Demikian undangan ini kami sampaikan. Atas waktu, perhatian, dan kerjasamanya, kami haturkan terima kasih.
 Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera untuk kita semua,
Hormat kami,


Abdul Halim
Koordinator Program KIARA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar