Sabtu, 15 Desember 2012

ILO-AJI Jakarta Berikan Penghargaan Seputar Pekerja Anak dan Pendidikan


LIPUTANSATU -  Organisasi Perburuhan Internasional atau International Labour Organization (ILO) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta akan menggelar pemberian penghargaan lomba  jurnalistik isu pekerja anak dan pendidikan. Dalam acara ini akan diumumkan para pemenang lomba dari lima kategori—cetak, online, radio, TV dan jurnalistik foto. Penghargaan ini akan diberikan besok (Sabtu, 15 Desember 2012), pukul 12.00 WIB di Mango Tree Bistro, Epicentrum Walk, jalan H. R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

Penghargaan media ini dimaksudkan untuk menghormati upaya yang telah dilakukan oleh para jurnalis dan media dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas terkait pekerja anak dan pendidikan. Penghargaan media ini juga merupakan bagian dari kampanye ILO yang menegaskan kembali upaya-upaya nasional, termasuk di dalamnya dari sektor media, dalam memerangi perburuhan anak, terutama dalam bentuk pekerjaan terburuk.

“ILO meyakini pendidikan  memainkan peran penting dalam mencapai penghapusan pekerja anak, terutama bentuk-bentuk terburuknya. Karenanya, melalui penghargaan media ini, diharapkan media massa dapat terus mendidik masyarakat, mendorong upaya nasional dan lokal dan memberikan suara kepada para pekerja anak melalui karya-karya jurnalistik mengenai pekerja anak dan pendidikan,” kata Michiko Miyamoto, Wakil Direktur ILO di Indonesia.

Bagi AJI Jakarta, media memainkan peranan yang sangat penting untuk mendorong pemenuhan hak-hak publik. Dengan pemberitaan yang mendalam, publik mendapatkan informasi mengenai kondisi pekerja anak di dalam negeri, tantangan yang dihadapi untuk menghapuskan pekerja anak, dan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Tidak hanya itu saja, media juga mampu menjalankan perannya untuk memberikan suara bagi pekerja anak (giving voice to the voiceless).

Proses registrasi dan seleksi telah dilakukan sejak Juni tahun ini, dengan fokus pada pemberitaan mendalam yang memadukan permasalahan pendidikan dan pekerja anak. Para nominasi telah melalui seleksi oleh para juri yang terdiri dari editor, foto jurnalis professional, AJI Jakarta dan ILO. Juri lomba ini ialah Riza Primadi (televisi dan radio), Maria Hartiningsih (cetak dan online), dan Kemal Jufri (foto). Selain penghargaan media, ILO dan AJI Jakarta telah memberikan beasiswa media kepada para jurnalis terpilih untuk melakukan reportase mendalam mengenai pekerja anak dan pendidikan.

ILO memperkirakan sekitar 215 juta anak di seluruh dunia menjadi pekerja anak. Sementara Badan Pusat Statistik mencatat terdapat sekitar 2,5 juta pekerja anak usia 5-17 tahun pada tahun 2009 di Indonesia. Sebagian besar dari mereka bekerja dengan jam kerja yang panjang, dan acapkali dalam kondisi berbahaya yang dapat menghambat tumbuh-kembang mereka. Mereka pun tidak mendapatkan peluang pendidikan yang akan memberikan mereka masa depan yang lebih baik atau harus menyeimbangkan bekerja dengan bersekolah.

Penghargaan dan beasiswa media ini merupakan bagian dari kampanye yang digelar ILO melalui Proyek Pekerja Anak dan Pendidikan yang didanai Kementerian Luar Negeri Belanda. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kesempatan bagi pekerja anak ataupun anak-anak yang rentan untuk bekerja atas pendidikan. Kampanye ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang dilakukan ILO bersama para mitranya untuk menegaskan kembali upaya-upaya memerangi pekerja anak, terutama bentuk-bentuk terburuknya.


Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Dede Sudono, Staf ILO untuk Pendidikan dan Pekerja Anak, Tel.: +6221 3913112 ext. 126, Email:dede@ilo.org

Gita Lingga, Staf Komunikasi ILO, Tel.: +6221 3913112 ext. 115, Hp. +628158845833, Email:gita@ilo.org

Umar Idris, Ketua AJI Jakarta. Telp: 021-7984105



===============================
AJI JAKARTA
Jl. Kalibata Timur IV G No 10, Kalibata
Jakarta Selatan
Telp   : 021 7984105
Fax    : 021 7984105
Situs  : http://www.ajijakarta.org
================================


 "PEMENANG LOMBA KARYA JURNALISTIK PEKERJA ANAK DAN PENDIDIKAN 2012"

ILO-AJI Jakarta pada Sabtu, 15 Desember 2012 memberikan Penghargaan bagi
para Jurnalis di Indonesia untuk isu Seputar Pekerja Anak dan Pendidikan.

JAKARTA (Siaran Pers Bersama): Organisasi Perburuhan Internasional atau
International Labour Organization (ILO) dan Aliansi Jurnalis Independen
(AJI) Jakarta memberikan penghargaan lomba jurnalistik isu pekerja anak dan
pendidikan bagi para jurnalis di Indonesia. Dalam acara ini diumumkan para
pemenang lomba dari lima kategori-cetak, online, radio, TV dan jurnalistik
foto. Penghargaan ini diberikan pada: (Sabtu, 15 Desember 2012), pukul 12.00
WIB di Mango Tree Bistro, Epicentrum Walk, jalan H. R. Rasuna Said,
Kuningan, Jakarta.

Penghargaan media ini dimaksudkan untuk menghormati upaya yang telah
dilakukan oleh para jurnalis dan media dalam menghasilkan karya jurnalistik
yang berkualitas terkait pekerja anak dan pendidikan. Penghargaan media ini
juga merupakan bagian dari kampanye ILO yang menegaskan kembali upaya-upaya
nasional, termasuk di dalamnya dari sektor media, dalam memerangi perburuhan
anak, terutama dalam bentuk pekerjaan terburuk.

"ILO meyakini pendidikan memainkan peran penting dalam mencapai penghapusan
pekerja anak, terutama bentuk-bentuk terburuknya. Karenanya, melalui
penghargaan media ini, diharapkan media massa dapat terus mendidik
masyarakat, mendorong upaya nasional dan lokal dan memberikan suara kepada
para pekerja anak melalui karya-karya jurnalistik mengenai pekerja anak dan
pendidikan," kata Michiko Miyamoto, Wakil Direktur ILO di Indonesia.

Bagi AJI Jakarta, media memainkan peranan yang sangat penting untuk
mendorong pemenuhan hak-hak publik. Dengan pemberitaan yang mendalam, public
mendapatkan informasi mengenai kondisi pekerja anak di dalam
negeri,tantangan yang dihadapi untuk menghapuskan pekerja anak, dan
pekerjaan Rumah yang harus diselesaikan. Tidak hanya itu saja, media juga
mampu menjalankan perannya untuk memberikan suara bagi pekerja anak (giving
voice to the voiceless).

Proses registrasi dan seleksi telah dilakukan sejak Juni tahun ini, dengan
fokus pada pemberitaan mendalam yang memadukan permasalahan pendidikan dan
pekerja anak. Para pemenang telah melalui seleksi oleh para juri yang
terdiri dari editor, foto jurnalis professional, AJI Jakarta dan ILO. Juri
lomba ini ialah Riza Primadi (televisi dan radio), Maria Hartiningsih (cetak
dan online), dan Kemal Jufri (foto).

Para pemenang lomba pekerja anak AJI dan ILO 2012 ini antara lain:

A.Juara Kategori Media Cetak:
1. Juara 1 Kategori Media Cetak:
"Mereka Harus Bisa Bekerja Keras untuk Bisa Sekolah"Rini Kustiasih, Kompas.
2. Juara 2 Kategori Media Cetak"Menambang Batu Merajut Hidup"Suryadi dari
Modus Aceh.

B.Juara Kategori Media Online
1. Juara 1 Kategori Media Online"Putus Sekolah, Jadi Tukang Semir sepatu Dei
Belanja Ibu"Agung Budi Santoso,Tribunnews.com

C. Juara Kategori Media Foto
1. Juara 1 Kategori Foto"Pekerja Anak Jalanan"Fransiskus Parulian Simbolon,
Kontan
2. Juara 2 Kategori Foto"Pekerja Anak Kolong"Septiawan, Sinar Harapan.

D. Juara Kategori Media Televisi
1. Juara 1 Kategori Televisi"Anak-anak Laut"Odit Praseno dan Alvi
Apriayandi, Kompas TV
2.Juara 2 Kategori Televisi"Pekerja Anak"Jekson SImanjuntak, August
Hasoloan, Yanuar RBeritasatu TV.

E.Juara Kategori Radio
1. Juara 1 Kategori Radio"Kisah Anak Perut Bumi"Ikhsan Raharjo, KBR 68H

Selain penghargaan media, ILO dan AJI Jakarta juga memberikan beasiswa media
kepada para jurnalis terpilih untuk melakukan reportase mendalam mengenai
pekerja anak dan pendidikan.

ILO memperkirakan sekitar 215 juta anak di seluruh dunia menjadi pekerja
anak. Sementara Badan Pusat Statistik mencatat terdapat sekitar 2,5 juta
pekerja anak usia 5-17 tahun pada tahun 2009 di Indonesia. Sebagian besar
dari mereka bekerja dengan jam kerja yang panjang, dan acapkali dalam
kondisi berbahaya yang dapat menghambat tumbuh-kembang mereka. Mereka pun
tidak mendapatkan peluang pendidikan yang akan memberikan mereka masa depan
yang lebih baik atau harus menyeimbangkan bekerja dengan bersekolah.

Penghargaan dan beasiswa media ini merupakan bagian dari kampanye yang
digelar ILO melalui Proyek Pekerja Anak dan Pendidikan yang didanai
Kementerian Luar Negeri Belanda. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan
kesempatan bagi pekerja anak ataupun anak-anak yang rentan untuk bekerja
atas pendidikan. Kampanye ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan
yang dilakukan ILO bersama para mitranya untuk menegaskan kembali
upaya-upaya memerangi pekerja anak, terutama bentuk-bentuk terburuknya.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Dede Sudono, Staf ILO untuk Pendidikan dan Pekerja Anak, Tel.: +6221
3913112ext. 126, Email: dede@ilo.org
Gita Lingga, Staf Komunikasi ILO, Telp: +6221 3913112 ext. 115, Hp
+628158845833, Email:gita@ilo.org
Umar Idris, Ketua AJI Jakarta. Telp: 021-7984105

===============================

AJI JAKARTA

Jl. Kalibata Timur IV G No 10, Kalibata Jakarta Selatan

Telp : 021 7984105

Fax : 021 7984105

Email. ajijak@cbn.net.id

Web: http://www.ajijakarta.org/

===============================

Tidak ada komentar:

Posting Komentar