Senin, 24 November 2014

10 Ribu Guru Ikuti Jalan Santai


Jakarta, Kemendikbud-Memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh setiap tanggal 25 November, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) gelar acara jalan santai di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Minggu (23/11/2014). Acara tersebut diikuti oleh 10 ribu guru dari seluruh sekolah di DKI Jakarta, serta sekolah di Kepulauan Seribu.
Acara yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut dibuka dengan sambutan dari Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK-PMP) Syawal Gultom. Syawal yang mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan ini dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan Mendikbud. “Mudah-mudahan melalui acara ini bisa menguatkan rasa kebersamaan antar guru, serta meningkatkan layanan profesi sebagai guru,” Ujar Syawal saat membuka kegiatan jalan santai di Monas, Minggu (23/11/2014)
Ketua Umum PGRI DKI Jakarta Sulistyo mengatakan, kegiatan jalan santai ini selain memperingati hari guru juga bertujuan untuk membangun solidaritas, serta mendorong para guru untuk lebih sehat. Harapannya, kata dia, para guru bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik. “Tuntutan guru saat ini semakin besar, untuk itu kita menjaga agar guru bisa tetap sehat, sehingga bisa melaksanakan tugasnya dengan baik.” ujarnya.

Sulistyo menambahkan, acara ini juga upaya untuk mendukung program pemerintah mengenai revolusi mental. Melalui kegiatan seperti ini, peran strategis guru bisa diperkuat sehingga bisa memberikan layanan pendidikan yang baik. Selain itu Sulistyo berharap pemerintah bisa memberikan perhatian yang lebih kepada guru yang sudah berusaha memberikan layanan yang terbaik untuk masyarakat.
“Jika para guru sehat, senang, dan memiliki rasa solidaritas yang tinggi antar guru, harapan kedepan revolusi mental dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat bisa terwujud tentunya dengan dukungan dari berbagai pihak,” ujar Sulistyo. (Harriswara Akeda/sumber: portal kemdikbud/pengunggah: Erika Hutapea)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar