Rabu, 13 Februari 2013

“Blues Bau Kencur” Solo Exhibition by Hidayat


Blues Bau Kencur”
Solo Exhibition by Hidayat
10-27 February 2013
Opening: Sunday,10 February 2013, start from 7-10 p.m
at ViaVia Jogja
Jl. Prawirotaman 30 Yogyakarta
Opening Act by: Gemati
Text by: Wedhar Riyadi
Blues Bau Kencur
 
Arwin Hidayat, seorang dengan penampilan yang cukup sangar ketika saya baru mengenalnya sekitar delapan tahun yang lalu, kedua lengan penuh tatto, rambut ala mullet, anting-anting besar di telinga, dan tembakau yang hampir selalu ada di tasnya, walaupun sebenarnya orang yang enak diajak berteman dan ngobrol. Perkenalan saya dengannya ketika masih sama-sama sebagai mahasiswa di FSR ISI Yogya dan teman ngejam dengan beberapa teman satu kampus.Beberapaminggu yang lalu, dia datang kerumah saya dengan membawa puluhan karya dan meminta dengan sedikit memaksa saya untuk membuat tulisan pengantar pamerannya kali ini (padahal belum pernah sekalipun saya membuat tulisan untuk pameran).
Melihat karya-karyanya dengan media tinta, spidol, atau crayon dengan ukuran dan jenis kertas yang berbeda-beda membuat saya tersenyum sekaligus kagum.Hampir tidak ada jarak ketika ia sedang memainkan gitar yang ada ditangannya atau sedang meracik tembakau kesukaannya dengan ketika ia membuat garis atau bentuk di atas kertas gambar, begitu spontan dan mengalir alami tanpabeban. Arwin dengan mudah bisa membuat karya sewaktu-waktu dimana saja dengan media yang seadanya.Obyek-obyek seperti manusia, binatang dan tumbuhan tampil dengan bentuk yang ganjil, kasar dan porno, lengkap dengan kalimat-kalimat bernada humor, seakan ia mengumpat sekaligus tertawa kecut tentang pengalaman keseharian seperti kekecewaan, perkenalan dan perpisahan dengan seseorang sampai kisah cinta yang kandas atau sakit hati.
Pengaruh ornamen dan motif seperti motif batik dan seni primitif sangat kuat pada karya Arwin mengingat pekerjaan sehari-harinya mengajar dan membuat batik untuk pakaian masih ia jalani sampai saatini. Sosok Arwin juga tidak bisa lepas dari minatnya terhadap musik (ia begitu menguasai alat musik gitar dan harmonika) terutama musik blues. Spirit dan akar dari jenis musik ini yang menonjolkan narasi sederhana bertemakan kesedihan, tertekan, dan kekecewaan dengan pengungkapan penuh improvisasi serta perasaan sangat erat dengan pola berkarya Arwin.
Melihat seorang Arwin dengan karyanya seperti dua hal yang tak bisa lepas.Karyanya menjadi catatan harian yang mengiringi pengalaman, minat, dan pekerjaannya. Selamat berpameran…Mainkan bluesmu,sulut tembakaumu dan jangan grogi.

More Info: Rennie “EmonK” | +62-818-022-21-8-82 |semanismadu@gmail.com

Blues Bau Kencur”
Solo Exhibition by Hidayat
10-27 February 2013
Opening: Sunday,10 February 2013, start from 7-10 p.m
at ViaVia Jogja
Jl. Prawirotaman 30 Yogyakarta
Opening Act by: Gemati
Text by: Wedhar Riyadi
 
When I first met Arwin Hidayat eight years ago, he looked pretty grim. His arms are full of tatoos, he has mullet hair, large earrings, and he always have tobacco in his bag. Despite his looks, he is actually a great friend and a good guy to talk too. We studied together at FSR ISI Jogja, and hung out in the same circles. A few weeks ago he brought some of his work to my house and asked/forced me a bit to write a foreword for his exhibition (although I never do this, normally).
Seeing his work created by ink, markers or crayons in different sizes and paper makes me smile in admiration. It is like seeing him play the guitar or roll his favorite tobacco – spontaneous, natural and effortless. Arwin is capable of making works whenever and wherever with whathever materials available. Objects like humans, animals and plants appear in strange shapes, rough and porno, complete with funny sentences, which makes us laugh about everyday experiences of disappointment, meetings between people and goodbyes with love, with or without a broken heart.
His work is influenced by ornaments and batik motives and primitive arts, evident of his work teacking and making batik clothing. His work can also not be separated from his love of music (he is a master of the guitar and the harmonica), especially for blues. The spirit and roots of blues lends its narrative of sadness, distress and disappointment but told with improvisation and emotions.
Arwin and his work cannot be separated. His works has become the diary, which documents his everyday life, interests and work. Congratulations on the exhibition… Play your blues, light your tobacco and don’t be nervous!


More Info: Rennie “EmonK” | +62-818-022-21-8-82 |semanismadu@gmail.com




Tidak ada komentar:

Posting Komentar